Emas atau Kebobrokan yang Dilapisi Emas?

29 Nov 2017   Manajemen Perusahaan
Penulis : Imanuel Iman   dilihat 125 kali

Seringkali Pemimpin mendapat informasi bagus tentang suatu keadaan. Everything is oke. Namun apakah hasil bagus itu memang benar bagus atau hanya bungkusnya saja yang bagus. Apakah tampilan emas tersebut memang isinya emas atau kebobrokan yang dilapisi emas ?

Hal ini biasa terjadi dalam sebuah perusahaan. Pemimpin memang terkadang tidak bisa melihat semua hal secara detil, dan mempercayai informasi yang diperoleh dari bawahan.

Bahayanya ketika informasi yang diberikan kepada pemimpin ternyata adalah kebobrokan yang dilapisi emas, maka Pemimpin bisa terbuai dan salah dalam mengambil langkah. Pemberi informasi dinilai sebagai karyawan yang baik, karyawan yang berprestasi. Pemimpin tidak menyadari karena tampilannya baik, seperti emas yang bersinar.

Lalu bagaimana cara menghindari jebakan ini ? Kebobrokan yang dilapisi emas?

  1. Pemimpin perlu mencurigai informasi yang terlalu sempurna. Everthing is oke. "Kemarin ada problem, namun sudah berhasil saya atasi. saya melakukan bla..bla..bla", "Iya benar Pak, saya setuju dan menurut saya itu gagasan yang bagus." Pemimpin perlu waspada saat tidak pernah atau jarang mendapat informasi masalah dari karyawan.
  2. Pemimpin perlu membangun suasana saling koreksi, bukan suasana saling menutupi dengan alasan untuk membangun suasana damai. Suasana damai yang sering disalah artikan sebagai indikasi team work yang baik.
    • Team work yang baik adalah team work yang mau saling mengkoreksi untuk kepentingan bersama, bukan team work yang saling menutupi untuk menghindari suasana konflik.
    • Team work yang baik adalah team work yang menyadari bahwa konflik adalah bagian dari pekerjaan yang memang harus dilakukan dan tidak memasukkan perbedaan tersebut ke dalam ranah personal.

Pemimpin harus mengarahkan karyawan untuk tidak ragu melakukan atau menceritakan ketidaksetujuan ketika mendapat input yang bermasalah dari departemen lain atau menemukan sesuatu yang kurang baik.

Keterbukaan terhadap masalah akan membantu Pemimpin untuk mendapat informasi yang seimbang, informasi bagus dan jelek. Sehingga Pemimpin bisa mengambil keputusan dengan tepat. Pemimpin dapat lebih bijak dalam melihat. Pemimpin bisa mengetahui yang mana emas dan yang mana kebobrokan yang di lapisi emas.

Oleh karena itu, jadilah Pemimpin yang menyenangi adanya perbedaan, adanya konflik sebagai bagian dari proses check and balance.



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Seminar How To Make Your System Simple and Sexy
    Bekasi, 19 Dec 2017
  • Training Awareness & Workshop ISO 14001:2015 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 18 Oct 2017 - 19 Oct 2017
  • Training IATF 16949:2016 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 27 Sep 2017 - 28 Sep 2017
  • Seminar Manajemen Risikio dalam ISO 9001:2015 Sentral Sistem Consulting
    Bekasi, 26 Sep 2017
  • Training Awareness & Workshop ISO 14001:2015 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 26 Sep 2017 - 27 Oct 2017