Hal penting dari LOP pada sertifikat kalibrasi Timbangan

06 Nov 2019   Kalibrasi
Penulis : Marketing Sentral Sistem Consulting   dilihat 232 kali

Apa yang kita dapatkan setelah Alat ukur yang berupa timbangan dilakukan kalibrasi? Ya betul sekali, Perusahaan akan mendapatkan sertifikat kalibrasi yang jumlahnya sekitar 2 atau 3 lembar. Seperti contoh berikut ini :

 

Lembar 1 doc. Sertifikat kalibrasi laboratorium sentral sistem, Accredited, Komite Akreditasi Nasional no LK-207-IDN

 

 

Lembar 2 doc. Hasil Kalibrasi laboratorium sentral sistem, Accredited, Komite Akreditasi Nasional no LK-207-IDN

 

Lembar 3 doc. Hasil Pemeriksaan & Tips kalibrasi laboratorium sentral sistem, Accredited, Komite Akreditasi Nasional no LK-207-IDN

 

LALU, POIN APA YANG PENTING ?

Pada kalibrasi timbangan, kita akan menemukan 3 buah huruf yang sangat penting yang ada pada sertifikat kalibrasi, 

Biasanya ada dihalaman kedua dengan tanda mencolok menggunakan huruf capital cukup besar. YaituLOP”

Masih banyak operator kalibrasi yang belum memahami definisi dan makna dari LOP. Bahkan masih banyak pula yang belum mengetahui hal penting yang seharusnya bias menjadi tolak ukur keberterimaaan alat timbangan yang perusahaan miliki. Definisi dari LOP adalah Limit of Performance atau Batas unjuk kerja pada timbangan.  Nilai Lob tersebut dapat memberikan informasi kepada kita tentang batas unjuk kerja. Dimana kondisi unjuk kerja timbangan dapat diketahui setelah alat ukur dilakukan kalibrasi.

Menurut AS TG2 yang diterbitkan oleh IANZ (International Accreditation New Zealand), kinerja timbangan dapat digolongkan sebagai berikut:

Readability/ resolusi timbangan

LOP

Kriteria

Saran

 

 

0.01

0.02

Sangat baik

-

0.03

Baik

-

0.05

 (cukup)

-

0.07

Buruk

 

Dibutuhkan perbaikan.

0.10

Sangat buruk

atau lebih


Apa yang mempengaruhi perhitungan nilai LOP pada sertifikat timbangan ?

  1. Perhatikan kestabilan timbangan,
    Jika timbangan sudah tidak stabil, dipastikan hasil pengukuran pengulangan menjadi tidak baik. Maka perlu dilakukan perawatan secara rutin, dengan cara melakukan CALIBRATION INTERNAL pada timbangan.
  1. Penyimpangan atau koreksi,
    Jika timbangan telah memiliki koreksi yang cukup besar, tentunya akan berakibat nilai LOP akan besar pula.
    Lakukanlah adjust pada timbangan. Tentunya ini tergantung pada jenis timbangannya, apakah memiliki fungsi adjust atau tidak?
  1. Terjadinya degradasi akurasi,

Penurunan kinerja pada timbangan akan mengakibatkan nilai akurasi timbangan menjadi berubah. Sehingga pastikan pemakaian timbangan sesuai dengan spesifikasi timbangan. Jangan sampai overload dan memindahkan timbangan tanpa handling yang benar. Untuk mengetahui caranya lebih lanjut, Silahkan berkonsultasi dengan Laboratorium Sentral Sistem Consulting untuk proses pemindahan dan hal teknis lainnya.

 

Demikian artikel mengenai LOP semoga dapat menjadikan kita lebih peduli dan memperhatikan kondisi alat dan menjaga alat agar bisa terus tetap terjaga. Selamat mencoba.

 



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Simpel Way to Improve Company Performance
    Jakarta, 18 Dec 2019
  • Public Training Sistem Informasi Pelaporan Elektronik Lingkungan Hidup (SIMPEL)
    Cikarang, 17 Dec 2019 - 18 Dec 2019
  • Public Training Internal Audit Based Risk & Performance based on ISO 19011:2018
    Cikarang, 17 Dec 2019 - 18 Dec 2019
  • Public Training Problem Solving & Decision Making
    Cikarang, 17 Dec 2019 - 18 Dec 2019
  • Public Training Train The Trainer BNSP
    Kota Bekasi, 17 Dec 2019 - 19 Dec 2019