Ini Alasan Sistem Manajemen K3 di Perusahaan Tidak Efektif

22 Oct 2016   Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Penulis : Dody Indra Wisnu   dilihat 1.454 kali

Masih terjadi kecelakaan kerja padahal sudah lulus Sistem Manajemen K3? Meski sertifikat sudah dipigura dan dipajang di dinding kantor dengan nilai 98% dari Kemnaker RI, mengapa insiden masih tidak terhindarkan?

Pada tulisan sebelumnya, kami pernah membahas mengenai tingkatan dalam Safety Maturity Model. Dimana model tersebut mengindikasikan tingkat kematangan atau kedewasaan dari penerapan Sistem Manajemen K3.

Tingkat BASIC dalam Safety Maturity Model
Penerapan Sistem Manajemen K3 di latarbelakangi oleh beberapa hal, antara lain :

  • Kesadaran perusahaan bahwa K3 merupakan aspek penting dari operasional bisnis yang harus diterapkan. Sistem Manajemen K3 merupakan program perlindungan tenaga kerja, perusahaan yang tidak menerapkan akan mendapat kerugian.
  • Permintaan dan tuntutan dari konsumen atau pasar. Perusahaan akan mendapatkan predikat baik atau memuaskan apabila telah menerapkan Sistem Manajemen K3 dan telah disertifikasi oleh Badan Sertifikasi dan Pemerintah.
  • Permintaan dan tuntutan dari karyawan karena sering terjadi kecelakaan kerja yang diakibatkan oleh lemahnya komitmen pengusaha dalam melindungi tenaga kerja dari aktivitas bisnis perusahaan.

Pada tingkat basic ini, perusahaan menerapkan Sistem Manajemen K3 berdasarkan permintaan dan tuntutan dari konsumen atau pasar. Menerapkan Sistem Manajemen K3 hanya sekadar dokumen saja, mengejar tender agar dapat proyek, mengejar sertifikasi atau penilaian badan audit dengan nilai maksimal. Sehingga hasil yang diharapkan dari penerapan Sistem Manajemen K3 tidak sesuai dengan tujuannya.

Pada tingkat ini juga sering terjadi kecelakaan kerja namun tidak ada penyelidikan terhadap kecelakaan tersebut. Sehingga tidak ada tindakan perbaikan dan menyebabkan kecelakaan kerja yang sejenis terjadi berulang berkali.

Kebutuhan perusahaan akan sertifikasi Sistem Manajemen K3 menjadi tidak tepat tujuan. Setidaknya 4 hal di bawah ini yang sering menjadi alasan Sistem Manajemen K3 tidak efektif:

  1. Identifikasi bahaya dan penilaian risiko dibuat oleh konsultan sementara manajemen dan karyawan tidak memahami esensi dari aktivitas tersebut
  2. Pengendalian terhadap bahaya hanya seadanya
  3. Pengendalian kecelakaan kerja hanya fokus terhadap penggunaan Alat Pelindung Diri (APD). APD tidak dilakukan kontrol kelayakan pakai
  4. Manajemen menutupi insiden yang terjadi di area kerja, bukan mencari akar permasalahan dan mengembalikan prosedur sesuai dengan Sistem Manajemen K3

Diagram di bawah ini akan membantu Anda memahami tingkat kedewasaan penerapan K3.

Baca juga:

----

Sentral Sistem merupakan Konsultan Strategi Manajemen yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training untuk ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. Hubungi kami di sini atau telepon 021-29067201-3.

 



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Training Awareness & Workshop ISO 9001:2015 Sentral Sistem Consulting Desember 2017
    Bekasi, 19 Dec 2017 - 20 Dec 2017
  • Seminar How To Make Your System Simple and Sexy
    Bekasi, 12 Dec 2017
  • Training Awareness & Workshop ISO 14001:2015 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 18 Oct 2017 - 19 Oct 2017
  • Training IATF 16949:2016 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 27 Sep 2017 - 28 Sep 2017
  • Seminar Manajemen Risikio dalam ISO 9001:2015 Sentral Sistem Consulting
    Bekasi, 26 Sep 2017