Bagaimana Melakukan Pemantauan dan Pengukuran Sumber Daya dalam ISO 9001:2015?

20 Nov 2016   Manajemen Mutu
Penulis : Iswara Karsa P.   dilihat 4.147 kali

Dalam beberapa kali training ISO 9001:2015 yang diselenggarakan oleh Sentral Sistem (Awareness of ISO 9001:2015), para peserta menanyakan bagaimana melakukan pemantauan dan pengukuran sumber daya dalam ISO 9001:2015 klausul 7.1.5?

Dalam klausul 7.1.5, ISO 9001:2015 memberi persyaratan agar sumber daya yang diperlukan untuk pemantauan dan pengukuran yang diperlukan tersedia dan sesuai dengan jenis pemantauan dan pengukuran yang dilakukan.

Sumber daya yang dimaksud pada klausul 7.1.5 adalah manusia, infrastruktur dan lingkungan. Jika sumber daya tersebut digunakan untuk melakukan pemantauan dan pengukuran produk maka perlu dipastikan validitasnya.

Pengukuran produk dapat berupa variable atau attribute. Pengukuran produk di manufaktur sama dengan inspeksi produk menggunakan alat ukur (variable) atau inspeksi dengan visual (attribute).

Sebagai gambaran, berikut ini sumber daya yang harus valid saat digunakan untuk pemantauan atau pengukuran:

  1. Infrastruktur : alat ukur dikalibrasi
  2. Manusia : inspektor harus kompeten
  3. Lingkungan : pencahayaan yang memadai, kelembapan udara yang tepar, dsb.

Untuk memastikan validitas sumber daya yang digunakan, perlu dipahami penyebab-penyebab yang membuat pengukuran kurang akurat (penyebab variasi pengukuran). Metode yang dapat kita pelajari adalah SWIPE (Standard, Workpiece, Instrument, Personal, Environment).

  • Standard: Metode yang digunakan
  • Workpiece: Produk yang diukur, sifat produk yang diukur menimbulkan kesulitan yang berbeda. Ada produk yang mudah pecah, bentuknya tidak rata, permukaan yang elastic, dll
  • Instrument: Kemampuan alat ukur, alat ukur dikalibrasi
  • Person: Kemampuan inspector
  • Environment: Keadaan lingkungan yang berpengaruh

Validasi sumber daya yang digunakan dapat dilakukan dengan konsep MSA (Measurement Systems Analysis). Pengukuran produk yang valid itu adalah jika kita mendapatkan hasil pengukuran yang selalu benar, dapat dipastikan bahwa hasil pengukuran oleh inspector, siapapun dan kapanpun selalu benar.

Dalam menerapkan MSA seringkali perusahaan tidak memahami bagaimana menerapkan konsep MSA secara benar, langkah berikut dapat menjadi gambaran:

  1. Buat metode pengukuran berupa Instruksi Kerja Pengukuran
  2. Atur pencahayaan yang memadai
  3. Kendalikan kelembapan area pengukuran sesuai dengan karakteristik produk dan alat ukur
  4. Gunakan alat ukur yang sudah terkalibrasi dan layak digunakan. Pilih alat ukur yang mempunyai tingkat ketelitian 10% dari spesifikasi produk.
  5. Tetapkan standar kompetensi personal inspector

Setelah melakukan langkah di atas, lakukan pengujian untuk mengukur apakah sumber daya yang digunakan sudah valid atau belum dengan cara di bawah ini:

Pengujian visual
Melakukan pengujian dengan cara mengalirkan barang NG (Not Good) dan OK secara acak per tiap karakteristik.

Barang NG yang diambil adalah barang yang nyaris OK dengan jumlah sampel sebanyak 25 buah. Jika inspector dapat menangkap semua secara benar 90% - 100% maka dianggap valid. Pelaksanaan dilakukan di area inspeksi yang sebenarnya sehingga faktor lingkungan terwakili.

Pengujian dengan alat ukur
Melakukan pengujian per jenis alat ukur dengan cara mengukur master product yakni produk yang sudah diketahui ukuran benarnya.

Pengukuran dilakukan sebanyak 15 kali dan kemudian dievaluasi bias pengukuran. Saat melakukan pengukuran, angka pengukuran ditutup untuk menghindari kesalahan inspector mencari nilai yang sebelumnya atau nilai standar produk.

Jika angka tidak ditutup maka inspector akan mencari nilai yang salalu sama dengan nilai sebelumnya, tetapi jika angka ditutup maka tentunya nilai yang didapat adalah nilai yang sesungguhnya.

Untuk evaluasi  bias dapat mengikuti pedoman dibawah ini:

Demikian penjelasan mengenai bagaimana melakukan pemantauan dan pengukuran sumber daya dalam ISO 9001:2015 klausul 7.1.5. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, silakan tinggalkan di kolom komentar. 

Baca juga:

——

Sentral Sistem merupakan Konsultan Strategi Manajemen yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. Hubungi kami di sini atau telepon 021-29067201-3.



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Optimize Risk Management To Improve Company
    Bekasi, 18 Dec 2018
  • Integrated Risk Management for ISO 9001, ISO 14001 & ISO 45001
    Bekasi, 05 Dec 2018
  • Optimize Company Inventory Management System
    Bekasi, 04 Dec 2018
  • Setting Key Performance Indicator (KPI) And Develop Creative Action Plan To Achieve Your Target
    Bekasi, 27 Nov 2018
  • Awareness & Internalaudit ISO 9001:2015 Sentral Sistem Consulting November 2018
    Bekasi, 27 Nov 2018 - 29 Nov 2018