Pengendalian Bahaya di Tempat Kerja Bukan Hanya APD

13 Aug 2018   Keselamatan dan Kesehatan Kerja
Penulis : Dody Indra Wisnu   dilihat 422 kali

APD (Alat Pelindung Diri) belum tentu tepat sebagai alat untuk mengendalikan Bahaya. Kok bisa ?

 

Dalam penetapan pengendalian bahaya, banyak perusahaan yang masih terfokus pada penggunaan APD (Alat Pelindung Diri). Pada saat audit dan inspeksi, perusahaan pun fokus memeriksa apakah APD tersedia dan digunakan atau tidak. Namun apakah APD merupakan alat yang efektif dalam mengendalikan Bahaya ?

 

Sebenarnya APD (Alat Pelindung Diri) belum tentu tepat sebagai alat untuk mengendalikan Bahaya ! APD hanya merupakan alat untuk mengurangi Risiko atas suatu Bahaya. Ketika suatu Kejadian Bahaya sudah terjadi, namun karena personal memakai APD, maka risiko atas bahaya tersebut menjadi berkurang. Sebagai contoh : Benda yang jatuh menimpa kepala bisa mengakibatkan kepala terluka, namun karena pekerja menggunakan Helmet maka keparahan terhadap risiko menjadi lebih kecil. Misalnya dari risiko kepala terluka menjadi sedikit pusing (mengurangi keparahan atas risiko).

 

Lalu bagaimana cara yang efektif untuk mengendalikan Bahaya ?

 

Pengendalian bahaya yang terbaik adalah mencegah bahaya tersebut terjadi. Jadi perusahaan harus fokus pada Zero Incident, bukan hanya Zero Accident. Artinya apabila tidak ada insiden (kejadian bahaya), termasuk insiden yang tidak menimbulkan kecelakaan (atau biasa dikenal near miss) merupakan hanya suatu keberuntungan. Zero Incident juga dimaksudkan agar perusahaan fokus untuk mengidentifikasi dan memperbaiki Unsafe Action dan Unsafe Condition.

 

Misalnya : Ada benda jatuh, beruntung tidak ada orang dibawahnya. Ada orang terpeleset, beruntung tidak sampai terjatuh. Kejadian bahaya tersebut sudah terjadi insiden, tetapi tidak menyebabkan orang terluka.  

 

Sepertinya contoh diatas, kejadian bahaya ada benda jatuh, apa yang menyebabkan benda tersebut terjatuh ? ada kejadian terpeleset, apa yang menyebabkan seseorang terlepeset ?. Jadi pengendalian bahaya yang terbaik adalah mencegah terjadinya kejadian bahaya. Caranya adalah dengan mengendalikan faktor penyebab bahaya.

 

Perusahaan perlu menggali faktor apa yang menjadi penyebab dari suatu kejadian bahaya, kemudian fokus melakukan pengendalian pada penyebab. Pengendalian pada penyebab akan mencegah terjadinya bahaya, sehingga perusahaan selalu menggunakan banyak keberuntungan atas setiap kejadian bahaya. Bagaimana kalau sampai keberuntungan tidak hadir pada waktu yang tepat ?  

 

Berikut ini adalah 2 contoh sistem pengendalian yang fokus pada APD versus sistem pengendalian yang difokuskan pada pengendalian penyebab.

 

Pengendalian bahaya yang terfokus pada APD

 


Pengendalian bahaya yang terfokus pada pengendalian penyebab

 

Teknik pengendalian bahaya dengan mengidentifikasi penyebab bahaya juga sangat baik untuk memberikan pemahaman akan penyebab bahaya sehingga pekerja bisa menjadi lebih peduli dan bisa ikut berperan aktif mencegah terjadinya suatu insiden dan bersama-sama membangun tempat kerja yang aman dan sehat.

 

Jika Anda setuju dengan ini, bahwa pengendalian bahaya harus difokuskan kepada pengendalian penyebab bahaya, dan saat ini fokus pengendalian bahaya di tempat Anda masih banyak terfokus pada APD, maka sudah saatnya untuk melakukan improvement atas sistem pengendalian Bahaya di tempat Anda.

 

Salam : “Safety untuk Saya dan Keluarga”

 

Sentral Sistem Consulting merupakan konsultan strategi manajemen yang fokus pada peningkatan kinerja perusahaan baik itu kinerja Bisnis, Mutu, K3, maupun Lingkungan.

Hubungi kami sebagai konsultan K3 perusahaan Anda, baik itu untuk melakukan gap analysis, training, maupun konsultasi pendampingan menuju sertifikasi.

Bukan hanya sertifikat yang akan anda dapatkan, namun lebih kepada peningkatan kinerja sistem manajemen K3 yang mengarah pada produktivitas perusahaan.

Hubungi kami disini atau telepon 021 2906 7201 – 3 atau WA 0821 1133 2010

 



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Optimize Risk Management To Improve Company
    Bekasi, 18 Dec 2018
  • Integrated Risk Management for ISO 9001, ISO 14001 & ISO 45001
    Bekasi, 05 Dec 2018
  • Optimize Company Inventory Management System
    Bekasi, 04 Dec 2018
  • Setting Key Performance Indicator (KPI) And Develop Creative Action Plan To Achieve Your Target
    Bekasi, 27 Nov 2018
  • Awareness & Internalaudit ISO 9001:2015 Sentral Sistem Consulting November 2018
    Bekasi, 27 Nov 2018 - 29 Nov 2018