Pentingnya Melakukan Identifikasi Aspek dan Dampak Lingkungan

18 Sep 2016   Lingkungan
Penulis : Cecep Ilyas   dilihat 3.047 kali

Apa yang Anda rasakan melihat foto di atas? Jijik, marah atau bingung?

Mungkin terkadang kita bertanya-tanya ketika melihat lingkungan yang tercemar limbah. Apakah yang melakukan tak sayang dengan lingkungan dan tak peduli dengan dampak terhadap penduduk sekitar?

Pencemaran yang terjadi bisa disebabkan oleh beberapa kemungkinan, antara lain:

  • Tidak tahu kalau yang dibuang itu dapat mencemari dan membahayakan lingkungan.
  • Dengan sengaja dan sadar membuang limbah kesungai karena mereka beranggapan volume air sungai lebih banyak dari volume air yang dibuang sehingga limbah yang dibuang tidak berbahaya
  • Bingung harus berbuat apa untuk mengendalikan pencemaran dan melakukan pengelolaan limbah

Untuk menjawab masalah yang terjadi di atas, banyak hal yang bisa kita lakukan untuk mengelola limbah sehingga tidak berdampak terhadap pencemaran lingkungan. Sistem Manajemen Lingkungan (SML) yang berbasis ISO 14001:2015 sudah mengarahkan kita bagaimana melakukan pengelolaan lingkungan secara sistematis.

Pada klausul 6.1.2 dalam ISO 14001:2015 mengharuskan organisasi untuk melakukan beberapa hal, yaitu:

  1. Menetapkan aspek lingkungan dari aktivitas, produk dan jasa yang dapat dikendalikan dan dapat mempengaruhi dampak lingkungan yang terkait dengan mempertimbangkan siklus hidup.
  2. Ketika menetapkan aspek lingkungan organisasi harus memperhitungkan perubahan termasuk pengembangan yang direncanakan, proses, aktivitas produk/jasa baru atau modifikasi.
  3. Dalam menetapkan aspek lingkungan diharuskan juga mempertimbangkan kondisi normal, abnormal dan kondisi darurat yang mungkin terjadi.
  4. Perusahaan atau organisasi diharuskan menetapkan metode sendiri untuk menetapkan aspek lingkungan penting, sehingga organisasi dapat membuat program atau tindak lanjut terhadap hasil identifikasi aspek dan dampak lingkungan yang sudah dilakukan.

Melakukan identifikasi aspek dan dampak lingkungan adalah salah satu cara awal dalam pengelolaan lingkungan. Dari hasil identifikasi tersebut kita dapat mengetahui aspek penting apa saja yang terdapat di dalam proses organisasi untuk kemudian menentukan tindak lanjut atau membuat sebuah program kerja yang dapat menanggulangi aspek penting tersebut.

Mungkin akan timbul pertanyaan yang baru, bagaimana caranya kita dapat menentukan limbah itu berbahaya bagi lingkungan atau tidak?

Setiap kita menggunakan material atau B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun), kita harus memastikan MSDS (Material Safety Data Sheet) yang harus diminta kepada vendor. Dengan data itu kita bisa mengenali dampak yang akan timbul dari bahan yang kita gunakan dan dari informasi inilah dapat diketahui bagaimana pengendalian yang harus dilakukan.

Baca juga:

——

Sentral Sistem merupakan Konsultan Strategi Manajemen yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training untuk ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. Hubungi kami di sini atau telepon 021-29067201-3.



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Seminar How To Make Your System Simple and Sexy
    Bekasi, 14 Nov 2017
  • Training Awareness & Workshop ISO 14001:2015 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 18 Oct 2017 - 19 Oct 2017
  • Training IATF 16949:2016 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 27 Sep 2017 - 28 Sep 2017
  • Seminar Manajemen Risikio dalam ISO 9001:2015 Sentral Sistem Consulting
    Bekasi, 26 Sep 2017
  • Training Awareness & Workshop ISO 14001:2015 Sentral Sistem Consulting September 2017
    Bekasi, 26 Sep 2017 - 27 Oct 2017