Tidak Kena Diabetes Pemimpin: 5 Tips untuk Boss!

02 Sep 2020   Manajemen Perusahaan
Penulis : Imanuel Iman   dilihat 210 kali

 

Diabetes pemimpin, seringkali seorang boss atau pemimpin lebih senang mendapat kabar baik daripada kabar buruk atau yang biasa-biasa saja. Kabar baik di sini ibarat gula, menyenangkan untuk dikonsumsi namun mengakibatkan diabetes kalau kebanyakan. Diabetes pun bisa terjadi pada perusahaan yang boss-bossnya lebih senang dapat laporan ‘beress.. Boss!’ dibandingkan membaca data dan mengidentifikasi akar masalah.

Sebagai pemimpin yang bertanggung jawab pada pertumbuhan perusahaan, bagaimana cara mengatasi tidak kena ‘diabetes’ informasi ini?

1. Bekerja berdasarkan data dan fakta, bukan berdasarkan bisikan atau opini
Anda harus menyadari bahwa sifat alamiah bawahan adalah menceritakan kabar baik, karena hal tersebut sering berujung pada penilaian positif terhadap karyawan yang bersangkutan. Seorang pemimpin hanya boleh percaya 30% kepada bawahan, 70% serahkan pada data. Karena data dan fakta menceritakan kondisi apa adanya, baik maupun buruk

2. Memeriksa kondisi aktual di lapangan
Dalam budaya Jepang dikenal dengan istilah Gemba. Dalam pemerintahan yang sekarang kita kenal dengan istilah blusukan. Teknik blusukan atau gemba yang baik adalah sampling acak bukan atas dasar pilihan bawahan, tapi atas dasar pilihan kita sendiri. Kenapa sampling acak lebih baik? Agar tim di lapangan tidak perlu repot mengkondisikan situasi alias dipersiapkan karena boss mau mengecek.

3. Saat dilakukan sidak secara acak, tanyakan langsung ke pekerja.
Pada umumnya pekerja bicara apa adanya, lebih polos jika dibandingkan supervisornya. Hal ini bisa membantu kita mendapatkan informasi yang lebih apa adanya.

4. Bentuk budaya “There is no mistake only lesson”
Budaya “Tidak ada kesalahan, yang ada adalah pembelajaran”, karyawan dapat lebih terbuka menceritakan masalah. Sehingga mindset yang ada adalah masalah untuk dicari solusinya dan dapat menjadi peluang bukan aib atau ketakutan belaka.

5. Menciptakan sistem whistle blower atau pembisik dalam perusahaan
Dengan Whistle Blower, pemimpin bisa mendapat informasi penyimpangan dari orang-orang yang peduli. Sebagai contoh website departemen energi yang memiliki sarana untuk whistle blower, sehingga siapa pun yang mengetahui adanya penyimpangan dapat memberikan informasi dengan kerahasiaan yang terjaga.

Semoga 5 tips di atas dapat membantu menjadikan diri Anda sebagai boss yang sehat dari ‘diabetes’ informasi!

Kami tunggu pendapat atau pengalaman Anda di kolom komentar.

Baca juga:

——

Sentral Sistem merupakan Konsultan Strategi Manajemen yang fokus pada Peningkatan Kinerja Perusahaan, yakni Kinerja Bisnis, Mutu, Produktivitas, Kesehatan Keselamatan Kerja (K3) dan Lingkungan. Servis lainnya berupa konsultasi dan training ISO 9001, ISO 14001, OHSAS 18001, IATF 16949, ISO 17025, ISO 13485, ISO 27001, ISO 50001, ISO 22000, GMP, AS 9100, AS 9120, dll. Hubungi kami di sini atau telepon 021-29067201-3.



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Public Training Sistem Informasi Pelaporan Elektronik Lingkungan Hidup (SIMPEL)
    Cikarang, 19 Oct 2020 - 20 Oct 2020
  • Public Training - Calibration All Package
    Cikarang, 19 Oct 2020 - 23 Oct 2020
  • Virtual Training - Penyusunan Dokumen Lingkungan & Izin Lingkungan
    Jakarta, 11 Jun 2020
  • Virtual Training - Identifikasi Aspek Dampak Lingkungan
    Jakarta, 29 May 2020
  • OPEN DISCUSSION - QCC 7 TOOLS
    Jakarta, 14 May 2020