Transformasi Dokumen UKL-UPL Dalam Kawasan menjadi RKL-RPL Rinci

02 Jun 2020   Lingkungan
Penulis : Dhywa Darmawan   dilihat 398 kali

Lingkungan hidup merupakan pondasi penting bagi makhluk hidup termasuk manusia khususnya untuk bertahan hidup, berkembang, dan mencapai kehidupan yang sejahtera. Dalam hal ini, lingkungan hidup memberikan beberapa dukungan terhadap makhluk hidup yakni penyediaan sumber daya alam seperti buah, sayur, air, udara, obat-obatan, dan energi. Seiring meningkatnya jumlah populasi manusia, penggunaan sumber daya, pertumbuhan ekonomi, dan urbanisasi maka hal ini akan mengancam kualitas dan tatanan lingkungan hidup.

 

Dalam rangka mempertahankan tatanan lingkungan hidup, kesejahteraan makhluk hidup dan mempertahankan pertumbuhan perekonomian, maka lingkungan hidup harus dikelola secara berkelanjutan dan bijaksana atau kearah pembangunan berkelanjutan (sustainable development). Untuk mencapai pembangunan berkelanjutan, mengacu Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009, Pemerintah Indonesia telah menyusun beberapa upaya yakni membentuk instrumen pencegahan pencemaran dan kerusakan lingkungan hidup. Dalam hal ini, instrumen pencegahan yakni berupa Dokumen Lingkungan Hidup dan Izin Lingkungan. Dokumen Lingkungan Hidup dibagi menjadi tiga bentuk yakni Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL), Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), dan Surat Pernyataan Pengelolaan Lingkungan Hidup (SPPLH). Sementara itu, Izin Lingkungan merupakan izin yang diberikan kepada Usaha dan/atau Kegiatan yang wajib Amdal atau UKL-UPL dan merupakan prasyarat untuk memperoleh Izin Usaha.

 

UKL-UPL merupakan Dokumen Lingkungan Hidup yang diwajibkan untuk disusun bagi usaha yang tidak dikriteriakan wajib AMDAL. Dengan demikian, maka dapat diperkirakan bahwa UKL-UPL merupakan Dokumen Lingkungan Hidup yang diperuntukkan bagi kegiatan usaha yang secara signifikan tidak menimbulkan dampak negatif berskala besar terhadap lingkungan hidup. Disamping itu, mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 tahun 2012, bila suatu usaha atau kegiatan memiliki kriteria wajib AMDAL dan usaha terkait berlokasi di suatu Kawasan Industri maka usaha atau kegiatan tersebut tidak diwajibkan untuk menyusun AMDAL melainkan usaha terkait diwajibkan untuk menyusun UKL-UPL yang mengacu pada Dokumen Lingkungan Hidup milik kawasan industri terkait.

 

Seiring meningkatnya percepatan perekonomian dan perkembangan teknologi, mengacu pada Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2018 dan Peraturan Menteri Perindustrian Republik Indonesia Nomor 1 tahun 2020, Pemerintah telah melakukan perubahan konsep terhadap Dokumen Lingkungan Hidup (UKL-UPL) dan Izin Lingkungan dimana hal ini bertujuan agar penanaman modal dan berusaha atau investasi asing mengalami peningkatan dan percepatan. Dalam hal ini, bila pemrakarsa merencanakan usahanya di dalam kawasan industri maka pemrakarsa diwajibkan untuk menyusun RKL-RPL Rinci yang mengacu pada Dokumen Lingkungan Hidup milik kawasan dan tidak diwajibkan untuk menyusun UKL-UPL. Disamping itu mengacu kepada 2 (dua) peraturan ini, Izin Lingkungan sebagai persyaratan pengusaha untuk memperoleh Izin Usaha sudah tidak diberlakukan melainkan Surat Persetujuan RKL-RPL Rinci dari pengelola Kawasan dijadikan sebagai syarat bagi pemrakarsa untuk memperoleh Izin Usaha.

 

 ***

 

PT Sentral Tehnologi Managemen (Sentral Sistem Consulting) mempunyai Divisi Environmental Improvement yang siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi lingkungan dan membantu Penyusunan Dokumen AMDAL, UKL-UPL, SPPLH, SIMPEL, Program Safe and Save (Program Improvement Lingkungan untuk Safe untuk lingkungan dan Save dari pengeluaran biaya lingkungan), membantu Anda untuk Audit Proper Lingkungan. Untuk informasi lebih lanjut segera hubungi:

 

Silakan langsung menghubungi:

Marketing Sentral Sistem Consulting

Hotline : 0821 2121 9252

Instagram : @ssc.jkt

Facebook : Sentral Sistem Consulting



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Public Training - Calibration All Package
    Cikarang, 13 Jul 2020 - 17 Jul 2020
  • Virtual Training - Penyusunan Dokumen Lingkungan & Izin Lingkungan
    Jakarta, 11 Jun 2020
  • Virtual Training - Identifikasi Aspek Dampak Lingkungan
    Jakarta, 29 May 2020
  • OPEN DISCUSSION - QCC 7 TOOLS
    Jakarta, 14 May 2020
  • OPEN DISCUSSION - RISK MANAGEMENT
    Jakarta, 12 May 2020