Butuh bantuan? Chat dengan kami via WhatsApp

About Us

Sentral Sistem Consulting was founded in 1999. Until now, Sentral Sistem has continued to develop into a consultant that focuses on increasing Performance through Human Resources Capacity Improvement and Business Process Automation.

Our Services

After 20th we still continue to providing more solution for you to meet the future's challenge

Why Us

Tailor Made

We never use same standard for each company. Every company is unique. Then, we always develop custom method.

Five Pillars of Transformation

We blend five basic foundations of transformation: Knowledge, Mindset, automation, people development, and Management improvement

No Success, No Pay

you only pay if we success improve your company

Delivered and Taught by Experts

Our consultant not only expert in knowledge, but also have intensive experience in practical

Free Consultation Program

Your benefit is more than your expense! And it's proven by exact agress calculation

What's new on sentral sistem?

1:34 / 10:13 KUPAS TUNTAS EPS 2 - PDCA BAGAIMANA MENGATASI KERUGIAN

Bagaimana Cara perusahaan menganalisis penyebab kerugian dan cara mengatasinya melalui PDCA

KUPAS TUNTAS - PDCA MANAGEMENT PENINGKATAN KINERJA

 Langkah mencapai target memperbaiki permasalahan perusahaan dengan konsep PDCA ( Plan Do Check Action)

PROPER WORKSHOP

PROPER WORKSHOP DAFTAR SEKARANG!   PROPER adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan. PROPER merupakan salah satu tools pengawasan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengurangi bahkan menghilangkan dampak lingkungan dari kegiatan atau aktivitas yang memiliki dampak penting. Penerapan & Penilaian PROPER diwajibkan untuk Usaha atau Kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup ataupun Usaha atau kegiatan yang ingin mengajukan untuk dilakukan penilaian PROPER. Penilaian PROPER mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup & Kehutanan No. 1 Tahun 2021 Tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan Peringkat : Hitam Merah Biru Hijau Emas Penilaian PROPER biasanya dilakukan secara offline seperti proses audit lingkungan yang biasa dilakukan. Namun, mulai dari Tahun 2019 – 2021 Penetapan PROPER Hitam, Merah dan Biru sebagai compliance regulation mengacu pada pengisian SIMPEL. Adanya perubahan mekanisme tersebut, banyak sekali Perusahaan yang biasanya memiliki Peringkat PROPER BIRU (Comply) menjadi Merah atau bahkan Hitam. Oleh sebab itu, SENTRAL SISTEM CONSULTING (PT SENTRAL TEHNOLOGI MANAGEMEN) sebagai provider yang fokus terhadap pengelolaan lingkungan akan memberikan informasi mengenai standar penilaian PROPER agar Perusahaan dapat mendapatkan peringkat PROPER Biru (Comply with regulation) AGENDA : Apa itu PROPER Kriteria Penilaian PROPER Biru Pemenuhan Aspek Dokumen Lingkungan Pemenuhan Aspek Pengendalian Pencemaran air (PPA) Pemenuhan Aspek Pengendalian Pencemaran Udara (PPU) Pemenuhan Aspek Pengelolaan Limbah B3 (PLB3) Pengecekan Dokumen Perusahaan untuk kelengkapan PROPER TUJUAN TRAINING: Memberikan pengetahuan dasar mengenai PROPER Memberikan rekomendasi terhadap pemenuhan aspek yang menjadi kriteria penilaian PROPER khususnya PROPER Biru MANFAAT: Meningkatkan kemampuan teknis dan keterampilan untuk pemenuhan kriteria PROPER BIRU   DAFTAR SEKARANG!   Untuk informasi lebih lanjut hubungi : 0821-2121-9252 (Marketing) (021) 290-67201-3 info@sentralsistem.com

PUBLIC TRAINING AWARENESS & INTERNAL AUDIT IATF 16949:2016

  ISO/TS 16949 yang terbaru telah di publikasikan oleh IATF (International Automotive Task Force) pada bulan Oktober 2016. Salah satu hal yang menarik adalah perubahan nama depan dari ISO TS 16949 menjadi IATF 16949:2016. Hal ini menegaskan bahwa standar internasional yang di peruntukkan industri otomotif tersebut ditetapkan oleh IATF bukan dari ISO (International Standard Organization). Meskipun berganti nama menjadi IATF, standar ini masih terkait dengan ISO 9001 versi 2015.  Perubahan ISO/TS 16949:2009 menjadi IATF 16949:2016, pastinya akan berdampak pada pendekatan internal audit yang akan dilakukan.   Tahukah Anda bahwa sesuai belum tentu efektif? Jika pelaksanaan internal audit hanya berdasarkan acuan prosedur, maka ketidakefektifan sistem akan sulit diketahui. Oleh karena itulah pada persyaratan versi terbaru IATF 16949:2016 mensyaratkan untuk melakukan audit berdasarkan resiko (risk based audit approach), dengan melakukan audit berdasarkan potensi resiko  berujung pada pencapaian kinerja perusahaan.   Kelebihan Risk Based Audit Approach Bagi Perusahaan : Mampu mengindentifikasi potensi permasalahan dan permasalahan yang terjadi pada perusahaan. Membantu menemukan kelemahan sistem yang mengakibatkan performa tidak tercapai. Mampu memberikan inputan bagi keefektifan sistem manajemen perusahaan.   TUJUAN TRAINING: Peserta mampu memahami struktur terbaru IATF 16949:2016 Peserta dapat menerapkan system berbasis pencegahan di setiap proses dengan penerapan Risk Based Thinking Peserta bisa mengevaluasi kekurangan system manajemen mutu perusahaan dibandingkan dengan persyaratan ISO 9001:2015  dan Persyaratan IATF 16949:2016 Untuk memeriksa apakah sistem manajemen mutu memenuhi persyaratan Customer dengan tujuan meningkatkan kepuasan customer telah sesuai denganstandard mutu IATF 16949 Untuk memverifikasi apakah sistem manajemen mutu dijalankan secara konsisten oleh semua lapisan organisasi. Untuk memverifikasi apakah sistem manajemen mutu dijalankan telah mengcover setiap resiko yang mungkin muncul. Untuk mengevaluasi keefektifan dari sistem manajemen mutu dalam rangka memenuhi persyaratan mutu dan pencapaian target manajemen Untuk mengidentifikasi : Penyimpangan (nonconformity) Peluang Improvement   NILAI TAMBAH TRAINING SENTRAL SISTEM : Pembahasan materi disajikan perproses, sehingga peserta mampu mengetahui penerapan persyaratan disetiap prosesnya Memberikan studi kasus penerapan atau aplikasi terkait identifikasi dan penilaian resiko Memberi kan hard copy persyaratan ISO 9001:2015 dan Persyaratan IATF 16949:2016 Metode audit berdasarkan resiko dengan pendekatan original dari Sentral Sistem Consulting Konsep audit IATF 16949:2016, COP & Turtle Approach Risk Based Audit Approachversi Sentral Sistem Consulting Studi kasus interpretasi audit berdasarkan proses dan performa   SASARAN PESERTA : Quality Management Representative Manager Supervisor Koordinator ISO IATF 16949 : 2016 project team members   DAFTAR SEKARANG!

Got any consulting related question?

News

LIMA MANFAAT PROPER UNTUK PERUSAHAAN PESERTA

LIMA MANFAAT PROPER UNTUK PERUSAHAAN PESERTA Oleh : Sya’bani Abdullah Amir S.Pi., M.Si. HSE Consultant, Sentral Sistem Consulting     PROPER sebagai Public Disclosure Program for Environmental Compliance sangat berpengaruh terhadap keberlanjutan fungsi lingkungan hidup di Indonesia. PROPER Mendorong Usaha dan/atau kegiatan terutama sektor industri untuk melakukan penaatan terhadap peraturan perundang-undangan lingkungan. Meningkatnya tuntutan transparansi dan keterlibatan publik dalam pengelolaan lingkungan menjadikan PROPER sebagai alat evaluasi yang tepat dan objective terhadap kinerja lingkungan Perusahaan. Bagi peserta PROPER, pastinya dengan mengikuti program tersebut memberikan banyak manfaat untuk perbaikan kinerja lingkungan perusahaan. Setidaknya terdapat lima manfaat yang bisa didapatkan yaitu: Mendapatkan pembinaan dari pemerintah dalam proses pemenuhan peraturan perundang-undangan lingkungan. Peserta PROPER mendapat manfaat pembinaan dari tim teknis PROPER terutama pada aspek yang menjadi kriteria penilaian PROPER. Pembinaan akan sangat membantu perusahaan dalam upaya pemenuhan regulasi yang tepat, sehingga pemborosan anggaran karena kesalahan dalam menentukan tindakan untuk pemenuhan regulasi dapat dihindari. Pembinaan dilakukan melalui diseminasi informasi (Sosialisasi dan bimbingan teknis), konsultasi, dan/atau fasilitasi Kolaborasi peserta Proper. Meningkatkan Citra Perusahaan Yang ramah Lingkungan. Adanya pengungkapan Penilaian PROPER dengan kategori Biru, Hijau dan Emas dapat meningkatkan citra perusahaan yang ramah lingkungan di masyarakat. Masyarakat memiliki persepsi yang baik terhadap perusahaan yang taat atau ramah lingkungan. Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan pastinya memberikan dampak terhadap kemauan masyarakat untuk menggunakan produk atau jasa dari perusahaan tersebut. Terlebih perusahaan dengan ketaatan lingkungan yang baik akan minim konflik dengan masyarakat. Meningkatkan kepercayaan Investor dan Pemegang Saham. Selain meningkatkan kepercayaan masyarakat, pengungkapan PROPER dengan kategori Biru, Hijau dan Emas dapat juga meningkatkan kepercayaan investor dan pemegang saham. Trend para investor lebih memilih perusahaan yang ramah lingkungan karena terhindar dari risiko sanksi dan konflik dengan masyarakat. Kepercayaan investor dan pemegang saham berpengaruh baik terhadap keberlanjutan bisnis / usaha perusahaan. Meningkatkan rating ESG sebagai indikator Keberlanjutan Perusahaan. Trend bisnis yang berkelanjutan (Sustainable) adalah perusahaan dengan rating ESG yang baik. PROPER secara tidak langsung membantu perusahaan untuk meningkatkan rating ESG dari sisi Environmental dan Sosial. Detail dan rinci nya PROPER terutama untuk kategori Beyond Compliance menjadikan nilai tambah yang berpengaruh terhadap nilai keberlanjutan organisasi. Peran nyata perusahaan dalam Pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Dunia usaha memiliki tanggung jawab untuk membantu pemerintah dalam pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Terdapat 17 tujuan yang harapannya dapat tercapai di Tahun 2030. Program yang dikembangkan oleh perusahaan, terutama inovasi terkait lingkungan dapat dijadikan sebagai wujud nyata perusahaan dalam membantu pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.   *** INGIN TAHU LEBIH LANJUT TERKAIT PENYUSUNAN PROPER?  IKUTI WEBINARNYA GRATIS DAN DAPATKAN SERTIFIKAT DIGITAL DARI KAMI!      Klik link dibawah untuk Registrasi sekarang! Limited Seat!   DAFTAR SEKARANG! *** Salam Peduli Lingkungan  ***   Divisi Environmental Improvement  Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi lingkungan dan membantu Penyusunan Dokumen Persetujuan Lingkungan, SIMPEL, KLHK, Persetujuan Teknis Lingkungan, PROPER, dan Program Safe and Save (Program Improvement Lingkungan untuk Safe untuk lingkungan dan Save dari pengeluaran biaya lingkungan)   Info lebih lanjut hubungi :  0821-2121-9252 (Marketing) (021) 290-67201-3 info@sentralsistem.com Instagram : @sentral.sistem Facebook : Sentral Sistem Consulting   BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:  Apa itu PROPER? Mengapa Harus PROPER? KEWAJIBAN PERUSAHAAN TERHADAP PROGRAM PROPER APA SAJA KRITERIA PENILAIAN PROPER BIRU? INILAH KRITERIA PENILAIAN PROPER HIJAU DAN EMAS  

INILAH KRITERIA PENILAIAN PROPER HIJAU DAN EMAS

KRITERIA PENILAIAN PROPER HIJAU DAN EMAS Oleh : Cahyadi S.Pi., M.Si. HSE Consultant, Sentral Sistem Consulting     PROPER adalah Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan. PROPER merupakan salah satu tools pengawasan dalam pengelolaan lingkungan hidup yang dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mengurangi bahkan menghilangkan dampak lingkungan dari kegiatan atau aktivitas yang memiliki dampak penting. Penerapan & Penilaian PROPER diwajibkan untuk Usaha atau Kegiatan yang memiliki dampak penting terhadap lingkungan hidup ataupun Usaha atau kegiatan yang ingin mengajukan untuk dilakukan penilaian PROPER. Penilaian PROPER didasarkan pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 1 Tahun 2021 Tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Berdasarkan Peraturan tersebut, Pemeringkatan kinerja peserta PROPER dikelompokkan berdasarkan: kinerja dalam menaati ketentuan peraturan perundang-undangan; dan kinerja yang melebihi ketaatan yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan. Peringkat PROPER yang dikelompokan dalam pemenuhan ketentuan peraturan perundangan diantaranya: Hitam, untuk peserta Proper yang melakukan perbuatan atau kelalaian yang menyebabkan terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan Merah, untuk peserta Proper yang upaya pengelolaan lingkungan hidupnya dilakukan tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan Biru, untuk peserta Proper yang melakukan perbuatan atau kelalaian yang menyebabkan terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan   Baca juga:  APA SAJA KRITERIA PENIALAIAN PROPER BIRU?     Sedangkan, untuk Peringkat PROPER yang dikelompokan dalam kinerja yang melebihi ketaatan yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan, diantaranya : Hijau, untuk hasil penilaian tahap II yang memenuhi passing grade HIJAU yang sudah ditetapkan dalam ketentuan dalam Permen LHK No. 1 Tahun 2021 Emas, untuk hasil penilaian tahap III yang memenuhi passing grade EMAS yang sudah ditetapkan dalam ketentuan dalam Permen LHK No. 1 Tahun 2021 Kinerja penanggung jawab Usaha atau Kegiatan yang melebihi ketaatan (HIJAU & EMAS) yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan meliputi: Pelaksanaan penilaian daur hidup (life cycle assesment); Sistem manajemen lingkungan; Penerapan sistem manajemen lingkungan untuk pemanfaatan sumber daya pada bidang: efisiensi energi penurunan Emisi efisiensi air dan penurunan beban Air Limbah pengurangan dan pemanfaatan Limbah B3 pengurangan dan pemanfaatan limbah non B3 dan perlindungan keanekaragaman hayati. Pemberdayaan masyarakat; Tanggap kebencanaan; dan Inovasi sosial.   Penapisan calon kandidat hijau, kandidat hijau dan kandidat emas dilaksanakan sesuai dengan yang terdapat di dalam diagram alir sebagai berikut:   Penentuan passing grade kelompok hijau dan emas ditentukan dengan mekanisme sesuai dengan yang terdapat di dalam diagram alir sebagai berikut:     *** INGIN TAHU LEBIH LANJUT TERKAIT PENYUSUNAN PROPER?  IKUTI WEBINARNYA GRATIS DAN DAPATKAN SERTIFIKAT DIGITAL DARI KAMI!       Klik link dibawah untuk Registrasi sekarang! Limited Seat!   DAFTAR SEKARANG! *** Salam Peduli Lingkungan  ***   Divisi Environmental Improvement  Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi lingkungan dan membantu Penyusunan Dokumen Persetujuan Lingkungan, SIMPEL, KLHK, Persetujuan Teknis Lingkungan, PROPER, dan Program Safe and Save (Program Improvement Lingkungan untuk Safe untuk lingkungan dan Save dari pengeluaran biaya lingkungan)   Info lebih lanjut hubungi :  0821-2121-9252 (Marketing) (021) 290-67201-3 info@sentralsistem.com Instagram : @sentral.sistem Facebook : Sentral Sistem Consulting   BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:  Apa itu PROPER? Mengapa Harus PROPER? KEWAJIBAN PERUSAHAAN TERHADAP PROGRAM PROPER APA SAJA KRITERIA PENILAIAN PROPER BIRU?

APA SAJA KRITERIA PENILAIAN PROPER BIRU?

KRITERIA PENILAIAN PROPER BIRU Oleh : Dhywa Darmawan S.T., M.Si. HSE Consultant, Sentral Sistem Consulting     Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan atau yang sering disebut PROPER merupakan instrumen yang dibuat oleh Pemerintah untuk mengevaluasi kinerja Usaha dan/atau Kegiatan dalam mengelola Lingkungan Hidup. Terkait dengan kinerja, terdapat beberapa Peringkat yakni: Emas Hijau Biru Merah Hitam Untuk menghindari rapor buruk dan penegakan hukum, maka peserta PROPER minimal harus memperoleh Peringkat Biru selama penilaian PROPER. Mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 1 Tahun 2021, untuk memperoleh Peringkat Biru, peserta PROPER harus memenuhi beberapa kriteria penilaian, yakni: Penaatan Dokumen Lingkungan Pengendalian Pencemaran Air; Pemeliharaan Sumber Air (khusus untuk Industri Air Minum dalam kemasan); Pengendalian Pencemaran Udara; Pengelolaan Limbah B3; Pengelolaan Limbah nonB3; Pengelolaan B3 (khusus untuk Industri Prasarana Jasa Transportasi); Pengendalian Kerusakan Lahan (khusus untuk kegiatan Pertambangan); dan Pengelolaan Sampah (khusus untuk Industri Prasarana Jasa Transportasi).   Berdasarkan penjelasan sebelumnya, kriteria PROPER terdiri dari 9 (delapan) kriteria. Meskipun demikian, setiap kriteria memiliki interpretasi dan turunan yang berbeda-beda. Terkait hal ini, uraian lebih detail terkait dengan kriteria penilaian PROPER akan diuraikan secara komprehensif pada Tabel. Tabel. Uraian Kriteria Penilaian PROPER terhadap Kepatuhan dan Ketaatan No. Kriteria Penilaian Uraian Kriteria 1. Penaatan Dokumen Lingkungan Kepemilikan Dokumen Lingkungan / Izin Lingkungan Pelaksanaan Dokumen Lingkungan / Izin Lingkungan Pelaporan Dokumen Lingkungan / Izin Lingkungan 2. Pengendalian Pencemaran Air Memiliki Izin Pembuangan Air Limbah atau Izin Pemanfaatan Air Limbah atau Izin Serupa. Terdapat Lokasi Pemantauan Air Limbah dan Badan Air (dilengkapi dengan Titik Koordinat). Melakukan Pemantauan berbasis Laboratorium terhadap Air Limbah dan Badan Air Secara Berkala dan Sesuai Ketentuan. Melakukan Pelaporan terhadap Kegiatan Pengelolaan dan Pemantauan Air Limbah dan Badan Air ke Instansi Berkepentingan (termasuk SIMPEL). Melakukan Pemantauan Parameter Harian. Melakukan Pencatatan terhadap Kegiatan Produksi setiap Bulannya. Melakukan Pengelolaan Air Limbah sesuai dengan Izin. Memiliki Personil Tersertifikasi di Bidang Pengendalian Pencemaran Air. 3. Pemeliharaan Sumber Air (khusus untuk Industri Air Minum dalam kemasan) Memiliki Izin Pengambalian Air Permukaan/Tanah. Melakukan Pemetaan terhadap Zona/Areal Pemanfaatan. Melakukan Kajian Lingkungan terhadap Daerah Pemanfaatan. Menyusun Program Konservasi Air. Membuat Sumur Pantau. Menyusun Laporan terkait Pemantauan Karakteristik Sumber Air. Melakukan Pengukuran Muka Air dan Debit. Melakukan Pencatatan terkait Debit Pengambilan Air. Memiliki Prosedur terkait Perawatan Sumber Air. Melakukan Pengelolaan Lingkungan Hidup berdasarkan Izin dan SOP. 4. Pengendalian Pencemaran Udara Melakukan Identifikasi Sumber Emisi (meliputi Identifikasi Koordinat dan Tata Letak). Menetapkan Lokasi Pemantauan Udara Ambien dan Gangguan (Kebisingan dan Kebauan) (dilengkapi dengan Koordinat). Melakukan Pemantauan berbasis Laboratorium terhadap Emisi, Udara Ambien, dan Gangguan Secara Berkala dan Sesuai Ketentuan. Pemantauan dilakukan oleh Laboratorium teregistrasi oleh KLHK dan tersertifikasi KAN. Melakukan Pelaporan terhadap Kegiatan Pengelolaan dan Pemantauan Emisi, Udara Ambien, dan Gangguan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui SIMPEL. Melakukan Pencatatan terhadap Waktu Pengoperasian Sumber Emisi. Melakukan Pencatatan terhadap Laju Alir setiap Sumber Emisi. Melakukan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Emisi) berdasarkan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan. Memiliki Personil Tersertifikasi di Bidang Pengendalian Pencemaran Udara. 5. Pengelolaan Limbah B3 (khusus untuk Industri Prasarana Jasa Transportasi) Memiliki Personil Tersertifikasi di Bidang Pengelolaan Limbah B3. Melakukan Pencatatan terhadap Pengelolaan Limbah B3 pada Logbook dan Neraca Limbah B3. Melakukan Pelaporan terhadap Kegiatan Pengelolaan Limbah B3 ke Instansi Berkepentingan melalui SIMPEL. Melakukan Pengelolaan Limbah B3 berdasarkan Izin dan/atau Peraturan Perundang-Undangan. 6. Pengelolaan Limbah nonB3 Memiliki Surat Keputusan terkait Penetapan sebagai Limbah nonB3. Melakukan Pencatatan terhadap Pengelolaan Limbah nonB3 pada Logbook. Melakukan Pengelolaan Limbah nonB3 berdasarkan Surat Keputusan Penetapan Limbah nonB3. 7. Pengelolaan B3 (khusus untuk Industri Prasarana Jasa Transportasi) Melakukan Pendataan terhadap B3 mencakup Data Perusahaan Eksportir dan Importir B3, Jumlah dan Jenis B3, dan Penempatan dan Pengemasan B3. Memiliki Izin dan Rekomendasi Pengangkutan B3. Memiliki Standar Tata Kelola Penyimpanan B3. 8. Pengendalian Kerusakan Lahan (khusus untuk kegiatan Pertambangan) Memiliki Peta Rencana dan Realisasi Kegiatan Penambangan. Memiliki Data Spasial Realisasi Kegiatan Penambangan. Menyusun Matrik Kegiatan Pertambangan. Memiliki Data Penginderaan Jauh Wilayah Konsensi Tambang. Memiliki Peta Penampang Melintang (Cross Section). Memiliki Rekomendasi Studi Kelayakan. Melakukan Kajian Geoteknik. Memiliki SOP Pengukuran Kestabilan Lereng. Melakukan Pemantauan terhadap Pergerakan Tanah. Memiliki SOP Pembentukan Jenjang. Melakukan Pengukuran pH pada Genangan. Melakukan Kajian Batuan Potensi Pembentuk Air Asam Tambang. Memiliki SOP Penanganan Batuan Pembentuk Air Asam Tambang. Memiliki Perta Tata Air dari Lokasi Aktifitas ke Kolam Pengendapan atau IPAL. Memiliki Peta Lokasi Saran Umum Vital di Sekitar Lokasi Tambang. Memiliki Rekomendasi yang Menyatakan Jarak Kegiatan ke Sarana Umum Vital Aman. Memiliki Sistem Tanggap Darurat (meliputi Sarana dan SOP). Melakukan Kajian Hidrogeologi. 9. Pengelolaan Sampah Melakukan Pencatatan terhadap Pengelolaan Sampah pada Logbook dan Neraca. Memiliki SOP Pengurangan Timbulan Sampah. Menyusun dan Melaksanakan Program Pengurangan Sampah. Memiliki Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah. Memiliki Sarana Pemilahan Sampah. Memiliki Tempat atau Lokasi Pemilahan Sampah.   Penilaian PROPER biasanya dilakukan secara offline seperti proses audit lingkungan yang biasa dilakukan. Namun, mulai dari Tahun 2019 – 2021 Penetapan PROPER Hitam, Merah dan Biru sebagai compliance regulation mengacu pada pengisian SIMPEL. Adanya perubahan mekanisme tersebut, banyak sekali Perusahaan yang biasanya memiliki Peringkat PROPER BIRU (Comply) menjadi Merah atau bahkan Hitam. Oleh sebab itu, SENTRAL SISTEM CONSULTING  sebagai provider yang fokus terhadap pengelolaan lingkungan akan memberikan informasi mengenai standar penilaian PROPER agar Perusahaan dapat mendapatkan peringkat PROPER Biru (Comply with regulation) *** INGIN TAHU LEBIH LANJUT TERKAIT PENYUSUNAN PROPER?  IKUTI WEBINARNYA GRATIS DAN DAPATKAN SERTIFIKAT DIGITAL DARI KAMI!        Klik link dibawah untuk Registrasi sekarang! Limited Seat!  DAFTAR SEKARANG! *** Salam Peduli Lingkungan  ***  Divisi Environmental Improvement  Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi lingkungan dan membantu Penyusunan Dokumen Persetujuan Lingkungan, SIMPEL, KLHK, Persetujuan Teknis Lingkungan, PROPER, dan Program Safe and Save (Program Improvement Lingkungan untuk Safe untuk lingkungan dan Save dari pengeluaran biaya lingkungan)   Info lebih lanjut hubungi :  0821-2121-9252 (Marketing) (021) 290-67201-3 info@sentralsistem.com Instagram : @sentral.sistem Facebook : Sentral Sistem Consulting   BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:  Inilah Kriteria Penilaian PROPER Hijau dan Emas Apa itu PROPER? Mengapa Harus PROPER? KEWAJIBAN PERUSAHAAN UNTUK MENGIKUT PROPER  

KEWAJIBAN PERUSAHAAN TERHADAP PROGRAM PROPER

KEWAJIBAN PERUSAHAAN TERHADAP PROGRAM PROPER Oleh : Masika Arina S.T. HSE Consultant, Sentral Sistem Consulting     Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup yang terkenal dengan PROPER merupakan program Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) berupa evaluasi terhadap penanggung jawab usaha/kegiatan atau industri dalam hal ini taat terhadap peraturan pengelolaan lingkungan, efisiensi dalam pemanfaatan sumber daya, perlindungan keanekaragaman hayati dan pengembangan masyarakat yang dilakukan setiap tahunnya. Penilaian tersebut biasanya dilakukan untuk pengelolaan periode semester dua (Juli- Desember) dan semester satu  (Januari – Juni). Sehingga untuk tahun 2022 ini penilaian PROPER yang akan dinilai yaitu semester dua 2021 dan semester satu 2022. Baca lebih dalam mengenai pengertian PROPER: Apa itu PROPER? Mengapa Harus PROPER? Sebenarnya perusahaan apa sajakah yang diwajibkan mengikuti PROPER? Berikut beberapa kriteria perusahan yang wajib mengikut PROPER : Wajib AMDAL/ UKL-UPL yang memiliki dampak penting (tergantung penilaian dan pertimbangan pemerintah daerah setempat) Produk orientasi ekspor Terdaftar dalam bursa Menggunakan bahan baku limbah impor non B3 Berlokasi di daerah yang beresiko terjadi pencemaran dan kerusakan lingkungan Semenjak tahun 2016 KLHK mengembangkan sistem yang sudah terintegrasi yaitu Sistem Pelaporan Elektronik (SIMPEL) yang kedepannya akan menjadi tempat penilaian PROPER itu sendiri. Dasar Hukum Pelaksanaan PROPER tertuang di dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup menggantikan PERMEN LH No. 03 Tahun 2014 yang juga membahas tentang PROPER, tetapi untuk tahun 2021 ini banyak peraturan yang lebih diperketat. Salah satu contoh yang signifikan yaitu peraturan PROPER Tahun 2014 nilai ketaatan 97% – 100% sudah mendapatkan peringkat biru sedangkan untuk peraturan 2021 akan diterapkan 100% pada semua aspek. Selain Perusahaan yang diwajibkan untuk mengikuti PROPER, Perusahaan lain yang tidak diwajibkan untuk mengikuti PROPER juga dapat mengajukan keikutsertaannya terhadap Penilaian PROPER dengan cara mengajukannya ke Dinas Lingkungan Hidup Provinsi berdasarkan lokasi masing-masing. Penilaian PROPER biasanya dilakukan secara offline seperti proses audit lingkungan yang biasa dilakukan. Namun, mulai dari Tahun 2019 – 2021 Penetapan PROPER Hitam, Merah dan Biru sebagai compliance regulation mengacu pada pengisian SIMPEL. Adanya perubahan mekanisme tersebut, banyak sekali Perusahaan yang biasanya memiliki Peringkat PROPER BIRU (Comply) menjadi Merah atau bahkan Hitam. Oleh sebab itu, SENTRAL SISTEM CONSULTING  sebagai provider yang fokus terhadap pengelolaan lingkungan akan memberikan informasi mengenai standar penilaian PROPER agar Perusahaan dapat mendapatkan peringkat PROPER Biru (Comply with regulation)   *** INGIN TAHU LEBIH LANJUT TERKAIT PENYUSUNAN PROPER?  IKUTI WEBINARNYA GRATIS DAN DAPATKAN SERTIFIKAT DIGITAL DARI KAMI!      Klik link dibawah untuk Registrasi sekarang! Limited Seat!   DAFTAR SEKARANG! *** Salam Peduli Lingkungan  ***   Divisi Environmental Improvement  Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi lingkungan dan membantu Penyusunan Dokumen Persetujuan Lingkungan, SIMPEL, KLHK, Persetujuan Teknis Lingkungan, PROPER, dan Program Safe and Save (Program Improvement Lingkungan untuk Safe untuk lingkungan dan Save dari pengeluaran biaya lingkungan)   Info lebih lanjut hubungi :  0821-2121-9252 (Marketing) (021) 290-67201-3 info@sentralsistem.com Instagram : @sentral.sistem Facebook : Sentral Sistem Consulting   BACA JUGA ARTIKEL MENARIK LAINNYA:  Apa itu PROPER? Mengapa Harus PROPER? Apa Saja Kriteria Penilaian PROPER Biru? Dasar Hukum RKL RPL Rinci untuk Perusahaan dalam Kawasan Industri Dokumen Evaluasi Lingkungan Hidup (DELH) atau Dokumen Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH)  

APA ITU PROPER ? MENGAPA HARUS PROPER?

APA ITU PROPER ? MENGAPA HARUS PROPER?   Oleh : Amdani   HSE Consultant, Sentral Sistem Consulting     Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan yang selanjutnya disebut PROPER, disusun oleh Kementerian Lingkungan Hidup untuk mendorong penaatan perusahaan dalam pengelolaan lingkungan dan pemeliharaan terhadap sumber daya alam, konservasi energi, dan pengembangan masyarakat. Menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 01 Tahun 2021 : “PROPER merupakan evaluasi kinerja penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan di bidang pengelolaan lingkungan hidup.”  PROPER telah melakukan transformasi dari yang awalnya fokus pada penilaian pengendalian pencemaran air (program kali bersih / PROKASIH), kemudian berkembang pada perbaikan berkelanjutan, hingga sekarang bertransformasi terhadap tanggap kebencanaan. Dalam PROPER terdapat peringkat kinerja usaha dan/atau kegiatan yang diberikan terdiri dari: Emas Hijau Biru Merah Hitam Mengapa Perusahaan harus Menyusun PROPER? Prinsip dasar PROPER yaitu ditujukan bagi industri yang menimbulkan dampak penting terhadap lingkungan dan bagi industri yang peduli terhadap citra atau reputasi. Peran PROPER dalam industri memberikan dukungan agar industri lebih meningkatkan kinerja pengelolaan lingkungan, sehingga dapat menjadi tameng untuk masyarakat dan pasar/ konsumen. Baca Juga : Kewajiban Perusahaan Terhadap Program PROPER Industri yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan akan menerima banyak keluhan dan sulit mendapatkan “izin sosial” dari masyarakat. Keluhan tersebut dapat menyebar luas dengan cepat melalui informasi atau media sosial. Selain dari masyarakat, pasar/ konsumen juga berperan dalam menentukan keberlangsungan bisnis industri yang tidak bertanggung jawab terhadap lingkungan. Konsumen yang sadar akan lingkungan akan memilih produk dan jasa yang ramah lingkungan. Industri yang memiliki reputasi buruk dalam pengelolaan lingkungan akan kehilangan kepercayaan pasar dan masyarakat yang dapat berpengaruh terhadap nilai saham. Oleh karena itu, PROPER disusun dengan maksud untuk menciptakan reputasi baik bagi industri. Penilaian PROPER biasanya dilakukan secara offline seperti proses audit lingkungan yang biasa dilakukan. Namun, mulai dari Tahun 2019 – 2021 Penetapan PROPER Hitam, Merah dan Biru sebagai compliance regulation mengacu pada pengisian SIMPEL. Adanya perubahan mekanisme tersebut, banyak sekali Perusahaan yang biasanya memiliki Peringkat PROPER BIRU (Comply) menjadi Merah atau bahkan Hitam. Oleh sebab itu, SENTRAL SISTEM CONSULTING (PT SENTRAL TEHNOLOGI MANAGEMEN) sebagai provider yang fokus terhadap pengelolaan lingkungan akan memberikan informasi mengenai standar penilaian PROPER agar Perusahaan dapat mendapatkan peringkat PROPER Biru (Comply with regulation)   *** INGIN TAHU LEBIH LANJUT TERKAIT PENYUSUNAN PROPER?  IKUTI WEBINARNYA GRATIS DAN DAPATKAN SERTIFIKAT DIGITAL DARI KAMI!      Klik link dibawah untuk Registrasi sekarang! Limited Seat!   DAFTAR SEKARANG! *** Salam Peduli Lingkungan  *** Divisi Environmental Improvement  Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi lingkungan dan membantu Penyusunan Dokumen Persetujuan Lingkungan, SIMPEL, KLHK, Persetujuan Teknis Lingkungan, PROPER, dan Program Safe and Save (Program Improvement Lingkungan untuk Safe untuk lingkungan dan Save dari pengeluaran biaya lingkungan)   Info lebih lanjut hubungi :  0821-2121-9252 (Marketing) (021) 290-67201-3 info@sentralsistem.com Instagram : @sentral.sistem Facebook : Sentral Sistem Consulting