Perusahaan Wajib Melaporkan UKL UPL Setiap 6 Bulan Sekali

10 Dec 2018   Lingkungan
Penulis : Cahyadi   dilihat 3.332 kali

Dalam ISO 14001:2015, kewajiban pemenuhan peraturan perundangan merupakan salah satu aspek yang perlu diidentifikasi risiko dan peluangnya. Pelanggaran atau tidak terpenuhinya peraturan perundangan pastinya akan menimbulkan risiko terhadap operasional bisnis perusahaan.

Salah satu pemenuhan peraturan perundangan yang masih sering diabaikan oleh perusahaan adalah terkait dengan Pelaporan Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan, atau yang biasa kita kenal dengan istilah UKL-UPL. Berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 16 Tahun 2012 Tentang Pedoman Penyusunan Dokumen Lingkungan Hidup, menyampaikan bahwa “Setiap usaha dan/atau kegiatan yang tidak termasuk dalam kriteria wajib Amdal wajib memiliki UKL-UPL dan harus melaporkannya setiap 6 bulan sekali”.

Beberapa Perusahaan mungkin sudah memiliki UKL-UPL sebagai persyaratan untuk pengajuan Izin Lingkungan dan Izin-izin lainnya, namun masih banyak yang tidak menjalankan pengelolaan, pemantauan dan melaporkan hasilnya (Pelaporan UKL-UPL) secara berkala (6 bulan sekali).

Risiko yang ditimbulkan jika perusahaan tidak melakukan pengelolaan, pemantauan dan melaporkan "Laporan UKL UPL" secara berkala adalah perusahaan dapat dinyatakan tidak aktif dalam kegiatan atau usahanya, dan konsekuensinya adalah pencabutan izin lingkungan yang pada akhirnya dapat berujung pada pencabutan izin usaha.

 

Penyebab kurang taatnya perusahaan dalam pelaksanaan pengelolaan, pemantauan dan melaporkan UKL-UPL diantaranya :

  1. Sering terlewatnya jadwal pemantauan dan pengukuran kualitas lingkungan,
  2. Susahnya menghubungi Laboratorium Pengujian Lingkungan yang tersertifikasi KAN karena jadwal sampling yang padat,
  3. Kurangnya pemahaman dari Perusahaan mengenai tata cara / teknis pembuatan laporan UKL-UPL,
  4. Tidak adanya staff yang secara khusus ditetapkan untuk pengelolaan dan pemantauan lingkungan.
  5. Kurangnya pemahaman dari perusahaan jika hasil pengujian melebihi / tidak sesuai dengan standar baku mutu yang ditetapkan.

 

Oleh sebab itu, perlu adanya sistem yang mengatur terkait dengan pelaksanaan pengelolaan, pemantauan kualitas lingkungan dan pelaporan UKL UPL tersebut.

 

Sentral Sistem Consulting sebagai provider yang fokus terhadap pengelolaan lingkungan menawarkan sistem pelayanan “One Stop Service” untuk :

  1. Ring Bell Services : memastikan jadwal pemantauan dan pengukururan kualitas lingkungan dapat tepat waktu
  2. Memastikan semua parameter kualitas lingkungan dipantau dan diamati setiap periodenya (jadwal sampling dibuatkan oleh Sentral Sistem Consulting)
  3. Membantu memberikan pilihan alternative terbaik untuk laboratorium pengujian lingkungan
  4. Memberikan solusi dan rekomendasi perbaikan jika terjadi ketidaksesuaian dari hasil pemantauan dan pengujian kualitas lingkungan
  5. Membantu penyusunan dan pembuatan laporan monitoringnya secara berkala (Laporan UKL UPL)
  6. Melaporkan Laporan UKL UPL ke semua instansi terkait.

 

Sentral Sistem Consulting merupakan konsultan strategi manajemen yang fokus pada peningkatan kinerja perusahaanHubungi kami DISINI untuk pelaksanaan Training dan Konsultasi Peningkatan kinerja perusahaan.

 

Untuk informasi public training dan seminar, klik SCHEDULE



Mendapat manfaat dari artikel ini? Klik like & share



Let's share this article



What do you think? Leave your comment here...

  • Training Awareness & Workshop Implementation of ISO 45001:2018
    Bekasi, 20 Aug 2019 - 21 Aug 2019
  • Seminar Guideline for Auditing Management System Based on ISO 19011:2018
    Jakarta, 15 Aug 2019
  • Seminar Audit Proses dan Audit Produk
    Jakarta, 15 Aug 2019
  • Training FMEA 4th Edition & Control Plan
    Kota Bekasi, 30 Jul 2019
  • Training Awareness & Internal Audit ISO 14001:2015 Sentral Sistem Consulting
    Kota Bekasi, 23 Jul 2019 - 25 Jul 2019