Penulis: Hasiholan Simanjuntak
Di era persaingan global yang terbuka, setiap perusahaan diharuskan memiliki sistem manajemen yang kuat dan tahan terhadap berbagai goncangan, termasuk perubahan eksternal yang eksponensial. Salah satu sistem manajemen yang dapat digunakan untuk memperkuat keberlangsungan organisasi adalah Quality Risk Management (QRM), yaitu proses sistematis untuk mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mengelola risiko yang dapat mempengaruhi kualitas produk atau layanan.
Secara sederhana, langkah-langkah dalam menjalankan Quality Risk Management (QRM) dapat digambarkan sebagai berikut:

Manfaat Jangka Panjang Penerapan Quality Risk Management (QRM) bagi Organisasi:
Baca Juga: Kesalahan Umum Dalam Penerapan FMEA
Penerapan Quality Risk Management (QRM) dalam praktiknya tidak semudah yang dibayangkan. Ada banyak tantangan yang perlu diidentifikasi, seperti:
Kegagalan dalam Penerapan QRM dalam organisasi seperti manufaktur dapat menyebabkan timbulnya COST tidak penting yang harus dikeluarkan oleh oragnisasi , seperti munculnya Scrap yaitu membuang hasil pekerjaan / ouput karena tidak memenuhi standard yang dipersyaratkan , dan kegiatan Rework yaitu melakukan pekerjaan yang diulang karena hasil yang pertama kali tidak tepat
Ada Beberapa tooling yang umum digunakan dalam manajemen risiko kualitas termasuk:
1. FMEA (Failure Mode and Effects Analysis): Teknik untuk mengidentifikasi potensi kegagalan dalam suatu proses dan dampaknya.

Gambar FMEA
2. Peta Proses: Memvisualisasikan langkah-langkah dalam proses untuk mengidentifikasi titik risiko.
3. Statistical Process Control (SPC): Metode untuk memantau dan mengendalikan proses menggunakan statistik.
Fungsi Statistical Process Control (SPC) secara garis besar dapat disampaikan sebagai berikut:
1. Alat Validasi Proses Produksi dan Peralatan:
2. Alat untuk Menjaga Kestabilan Proses:
3. Alat untuk Improvement:
Dengan menerapkan Quality Risk Management (QRM) secara sistematis, organisasi dapat meminimalkan risiko, meningkatkan kualitas produk, dan pada akhirnya memenuhi harapan pelanggan. Melalui pendekatan yang proaktif dan berkelanjutan terhadap manajemen risiko, perusahaan tidak hanya dapat bertahan, tetapi juga berkembang dalam lingkungan bisnis yang kompetitif.
***
Divisi Quality Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi Quality Improvement System untuk industri otomotif (IATF 16949:2016) atau Quality Management System yang digunakan untuk berbagai organisasi dan membantu melayani Sertifikasi & Pelatihan ISO, antara lain ISO 9001, ISO ISO 14001, ISO 45001, ISO 37001, ISO 27001, ISO 50001.
Info lebih lanjut hubungi:
WA/Telp: 0821-2121-9252
Email: info@sentralsistem.com
Instagram: @sentral.sistem
Linkedln: Sentral Sistem Consulting
Facebook: Sentral Sistem Consulting
Baca juga:
Penerapan 7 Step Pada New FMEA Handbook 1st Edition
What did you think of this post?