Penulis: Lisdyanto, dipl.lng, dipl.wirt.lng
Selama beberapa dekade, risiko keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dipahami sebagai risiko operasional internal, yang bersumber dari: mesin, bahan kimia, ergonomi, dan perilaku manusia. Namun, dalam beberapa dekade terakhir, perubahan iklim yang ekstrem telah menggeser paradigma tersebut secara fundamental. Gelombang panas ekstrem, hujan intensitas tinggi, banjir, badai, kualitas udara yang memburuk, hingga ketidakstabilan pasokan energi kini menjadi hazard eksternal yang secara langsung memengaruhi keselamatan pekerja dan keandalan operasi.
Menjawab tantangan tersebut, ISO menerbitkan di tahun 2026 ini, ISO/PAS 45007 sebagai Publicly Available Specification yang berfokus pada risiko K3 yang timbul akibat perubahan iklim dan tindakan adaptasi/mitigasi iklim. PAS ini tidak berdiri sendiri, melainkan dirancang untuk melengkapi sistem manajemen yang sudah ada, khususnya ISO 45001, serta memiliki keterkaitan dengan ISO 9001, ISO 22301, dan ISO 55001.
Standar PAS/ISO ini bersifat guidance, bukan standar sertifikasi, namun bobot strategisnya sangat tinggi karena menjadi jembatan antara isu ESG, climate change, dan keselamatan kerja.
Jenis Risiko yang Dicakup
PAS 45007 membagi risiko menjadi dua kelompok besar:

Dalam ISO 9001, klausul 6.1 menekankan risk-based thinking. Perubahan iklim yang berdampak pada K3 secara tidak langsung juga berdampak pada mutu produk dan layanan, misalnya:
PAS/ISO 45007 membantu organisasi memperluas definisi risiko mutu, dari risiko proses internal menjadi risiko eksternal berbasis iklim.
Contohnya:
Risiko iklim dimasukkan sebagai isu eksternal dalam context of the organization, dan parameter proses disesuaikan untuk mengantisipasi dampak iklim. Dengan demikian, PAS 45007 memperkuat stabilitas proses dan konsistensi mutu dalam kondisi lingkungan yang semakin tidak stabil.
ISO 22301 menekankan resilience organisasi terhadap gangguan, yang kini banyak bersumber dari perubahan iklim seperti banjir, gelombang panas, krisis energi, dan cuaca ekstrem.
PAS/ISO 45007 memastikan bahwa:
Tanpa perspektif ini, BCP sering terlalu fokus pada process recovery dan mengabaikan keselamatan manusia.
Dalam praktiknya:
Contoh:
Pabrik yang tetap beroperasi saat gelombang panas ekstrem perlu menyesuaikan jam kerja dan sistem pendinginan agar tidak menimbulkan insiden fatal. Dengan kata lain, PAS 45007 memperkaya ISO 22301 dengan dimensi keselamatan manusia.
ISO 55001 berfokus pada nilai aset sepanjang siklus hidupnya.
Perubahan iklim meningkatkan risiko kegagalan aset seperti:
PAS/ISO 45007 menambahkan lapisan penting: interaksi antara kegagalan aset dan keselamatan manusia.
Integrasinya meliputi:
Contoh:
Mesin kompresor yang sering trip akibat suhu tinggi bukan hanya isu availability, tetapi juga potensi bahaya bagi teknisi. Dengan demikian, manajemen aset tidak hanya soal biaya dan performa, tetapi juga keselamatan dalam konteks iklim.
Kerangka Integrasi Sistem Manajemen (Integrated Management System – IMS)
PAS/ISO 45007 dapat berfungsi sebagai pengikat (linking standard) antara ISO 9001, ISO 22301, dan ISO 55001 melalui pendekatan berikut:

Pendekatan ini menciptakan satu bahasa risiko yang konsisten, dengan manusia sebagai pusat sistem.
Implikasi Strategis bagi Organisasi
Mengadopsi PAS 45007 secara serius membawa implikasi strategis:
Bagi organisasi, seperti halnya: manufaktur, energi, pertambangan, dan infrastruktur, PAS/ISO 45007 bukan lagi nice to have, tetapi spesifik lagi menjadi future-proofing requirement.
Penutup
PAS/ISO 45007 menandai pergeseran besar dalam dunia sistem manajemen: dari fokus internal menuju ketahanan manusia dan organisasi dalam menghadapi ketidakpastian iklim. Ketika diintegrasikan dengan ISO 9001, ISO 22301, dan ISO 55001, PAS ini menjadi katalis untuk membangun sistem manajemen yang adaptif, resilient, dan human-centric.
Organisasi yang lebih awal mengadopsi pendekatan ini tidak hanya akan lebih aman, tetapi juga lebih kompetitif dan berkelanjutan di masa-masa mendatang.
There is Always Room For Improvement
Divisi Quality Sentral Sistem Consulting siap melayani Anda untuk memberikan konsultasi Quality Improvement System untuk industri otomotif (IATF 16949:2016) atau Quality Management System yang digunakan untuk berbagai organisasi dan membantu melayani Sertifikasi \& Pelatihan ISO, antara lain ISO 9001, ISO 14064, ISO 14001, ISO 45001, ISO 37001, ISO 27001, ISO 50001, ISO 37301.
Info lebih lanjut, silahkan langsung menghubungi:
Marketing Sentral Sistem Consulting
Hotline: 0821 2121 9252
Email: info@sentralsistem.com
What did you think of this post?